Senin, 22 Juli 2013

A. Shalat qashar




A. Shalat qashar

adalah mengerjakan shalat fardhu dengan cara meringkas rakaatnya, dari 4 rakaat menjadi 2 rakaat, dengan syarat-syarat tertentu. Dengan demikian, shalat yang boleh di-qashar adalah shalat zhuhur, ashar dan Isya.

Shalat qashar ini boleh dilakukan oleh orang yang bepergian jauh (musafir) jika telah memenuhi 5 syarat berikut:

a. Perjalanan yang dilakukan bukan untuk maksiat.

b. Jarak perjalanannya minimal telah mencapai 16 farsakh (90 km).

c. Shalat yang diqashar adalah shalat adaa'an (bukan shalat qadha), yang rakaatnya ada 4.

d. Niat mengqashar (meringkas) berbarengan dengan takbiratul ihram.

e. Tidak mengikut kepada imam yang bukan musafir (mukim), atau imam yang melaksanakan shalat secara sempurna.

B. Shalat jamak

adalah mengerjakan shalat fardhu dengan cara mengumpulkan 2 shalat dalam satu waktu dengan syarat-syarat tertentu (dua shalat fardhu dikerjakan dalam satu waktu). Shalat jamak ini juga boleh dilakukan oleh orang yang melakukan perjalanan jauh (musafir) dengan syarat-syarat yang telah di sebutkan pada shalat qashar di atas.

Shalat fardhu yang boleh dijamak adalah :

a. Shalat zhuhur dengan ashar.

b. Shalat maghrib dengan isya.

Sedangkan Shalat fardhu yang tidak boleh dijamak adalah :

a. Shalat subuh.

b. Shalat ashar dengan shalat maghrib.

Dalam pelaksanaannya, shalat jamak dibagi menjadi 2, yaitu jamak taqdim dan jamak ta'khir.

a. Jamak taqdim

adalah mengumpulkan 2 shalat tetapi pelaksanaannya pada waktu shalat yang lebih dahulu. Misalnya, shalat zhuhur dan ashar dikerjakan pada waktu zhuhur, dan shalat maghrib dan isya dikerjakan pada waktu maghrib.

Syarat melaksanakan shalat jamak taqdim adalah:

1. Shalat yang pertama kali dikerjakan adalah shalat yang lebih dahulu waktunya (sesuai dengan urutan waktunya). Misalnya, shalat zhuhur dan ashar, jika dijamak taqdim, maka yang lebih dahulu harus dikerj akan adalah shalat zhuhur, setelah itu baru shalat ashar.

2. Niat jamak pada shalat yang pertama (shalat yang dikerjakan lebih dahulu), baik pada saat takbiratul ihram maupun di tengah-tengah shalat, asalkan belum salam.

3. Muwalat, yaitu berturut-turut. Artinya, antara shalat yang pertama dan yang kedua tak boleh diselingi perbuatan yang lain. Jadi setelah salam langsung iqamah, dan dilanjutkan dengan mengerjakan shalat kedua.

b. Jamak ta'khir

adalah mengumpulkan 2 shalat tetapi pelaksanaannya pada waktu shalat yang belakangan. Misalnya, shalat zhuhur dan ashar dikerjakan pada waktu ashar, dan shalat maghrib dan isya dikerjakan pada waktu isya.

Syarat melaksanakan shalat jamak ta'khir adalah :

1. Niat menjamak ta'khir pada waktu shalat yang pertama. Misalnya, jika waktu shalat zhuhur telah tiba, maka ia berniat akan melaksanakan shalat zhuhur tersebut nanti pada waktu ashar.

2. Pada saat datangnya waktu shalat yang kedua, ia masih dalam perjalanan. Misalnya, seseorang berniat akan melaksanakan shalat zhuhur pada waktu ashar. Ketika waktu ashar tiba ia masih berada dalam peijalanan.

Dalam jamak ta'khir, shalat yang dijamak boleh dikerjakan tidak menurut urutan waktunya. Misalnya shalat zhuhur dan ashar, boleh dikerjakan zhuhur dahulu atau ashar dahulu. Di samping itu antara shalat yang pertama dan yang kedua tak perlu berturut-turut (muwalat). Jadi boleh diselingi dengan perbuatan lain, misalnya shalat sunat rawatib.

C. Shalat jamak qashar

adalah mengerjakan shalat fardhu dengan cara mengumpulkan 2 shalat dalam satu waktu dan meringkas rakaatnya, dari 4 rakaat menjadi 2 rakaat dengan syarat-syarat tertentu (dua shalat fardhu dikerjakan dalam satu waktu)

Jika seseorang telah memenuhi syarat-syarat di atas, yaitu syarat qashar dan syarat jamak, maka boleh mengerjakan shalat qashar dan jamak tersebut sekaligus. Jadi mengumpulkan 2 shalat fardhu dalam satu waktu, sekaligus meringkasnya menjadi masing-masing 2 rakaat.

Cara melaksanakan shalat Shalat jamak qashar :

1.  Shalat Qashar-jamak taqdim: zhuhur dengan ashar.

a. Waktu pelaksanaannya pada waktu zhuhur.

b. Pertama, melaksanakan sahalat zhuhur 2 rakaat dengan niat



USHALLII FARDHAZH ZHUHRI RAK'ATAINI QASHRAN MAJMUU'AN ILAIHIL 'ASHRU ADAA'AN LILLAAHI TA'AALAA.

Artinya: (di dalam hati pada saat takbiratul ihram!)

"Aku (niat) shalat fardhu zhuhur 2 rakaat, qashar, dengan menjamak ashar kepadanya, karena Allah Ta'ala."

c. Setelah shalat zhuhur selesai, yaitu setelah salam,langsung dilanjutkan dengan iqamah.

d. Setelah iqamah langsung melaksanakan shalat ashar 2 rakaat, dengan niat:



USHALLII FARDHAL 'ASHRI RAK'ATAINI QASHRAN MAJMUU'AN ILAZH ZHUHRI ADAA'AN LILLAAHI TA'AALAA.

Artinya : (di dalam hati pada saat takbiratul ihram!)

"Aku (niat) shalatfardhuashar2 rakaat, qashar, dengan menjamaknya kepada zhuhur, karena Allah Ta'ala."

e. Setelah shalat ashar selesai, maka berarti pelaksanaan shalat qashar-jamak taqdim zhuhur dengan ashar ini pun selesai. Dan nanti, pada saat shalat ashar tiba, ia tak perlu melaksanakan shalat ashar lagi.

2.   Shalat Qashar-jamak taqdim: maghrib dengan isya.

a. Waktu pelaksanaannya pada waktu maghrib.

b. Pertama, melaksanakan shalat maghrib 3 rakaat (shalat maghrib tidak diqashar), dengan niat:


USHALLII FARDHAL MAGHRIB ITS AL A ATS A RAKA' A ATIN MAJMUU'AN ILAIHIL 'ISYAA'U ADAA'AN LILLAAHI TA'AALAA.

Artinya : (di dalam hati pada saat takbiratul ihram!) 

"Aku (niat) shalatfardhu maghrib 3 rakaat, dengan menjamak isya kepadanya, karena Aliah Ta'ala."

c. Setelah shalat maghrib selesai, yaitu setelah salam, langsung melakukan iqamah.

d. Setelah iqamah, dilanjutkan dengan mengerjakan shalat isya 2 rakaat, dengan niat:


USHALLII FARDHAL 'ISYAA'I RAK'ATAINI QASHRAN MAJMUU'AN ILAL MAGHRIBI ADAA'AN LILLAAHI TA'AALAA.

Artinya : (di dalam hati pada saat takbiratul ihram!)

"Aku (niat) shalatfardhu isya 2 rakaat, qashar, dengan menjamaknya kepada maghrib, karena Allah Ta'ala."

e. Setelah shalat isya selesai, maka selesai pulalah pelaksanaan shalat qashar-jamak taqdim maghrib dengan isya. Dan pada saat waktu isya tiba, ia tak perlu shalat isya lagi.

3.  Shalat Qashar-jamak ta'khir: zhuhur dengan ashar.

a. Waktu pelaksanaannya pada waktu ashar.

b. Pada saat waktu shalat zhuhur tiba, ia telah berniat akan melaksanakan shalat zhuhur tersebut pada waktu ashar.

c. Shalat yang pertama kali dilakukan boleh dipilih, shalat ashar lebih dahulu atau shalat zhuhur.

d. Jika shalat ashar dahulu maka dikerjakan 2 rakaat, dengan niat:


USHALLII FARDHAL 'ASHRI RAK'ATAINI QASHRAN MAJMUU'AN ILAIHIZH ZHUHRU ADAA'AN LILLAAHI TA'AALAA.

Artinya : (di dalam hati pada saat takbiratul ihram!)

"Aku (niat) shalatfardhu ashar2 rakaat, qashar, dengan menjamak zhuhur kepadanya, karena Allah T a' ala"

e. Setelah shalat ashar selesai, boleh langsung dilanjutkan dengan shalat berikutnya, boleh juga diselingi dengan shalat sunat rawatib atau perbuatan lain (jadi tak ada keharusan untuk menyambungnya dengan shalat berikutnya). 

Jika hendak dilanjutkan dengan shalat berikutnya, maka dilakukan iqamah dan disambung dengan mengerjakan shalat zhuhur 2 rakaat, dengan niat:


USHALLII FARDHAZH ZHUHRI RAK'ATAINI QASHRAN MAJMUU'AN ELAL'ASHRI ADAA'ANLILLAAHITA'AALAA. 

Artinya : (di dalam hati pada saat takbiratul ihram!) "Aku (niat) shalat fardhu zhuhur 2 rakaat, aashar, dengan menjamaknya kepada ashar, karena Allah T a' ala."

4. Shalat qashar-jamak ta'khir : maghrib dengan isya.

a. Waktu pelaksanaannya pada waktu isya.

b. Pada saat waktu shalat maghrib tiba, ia telah berniat akan melaksanakan shalat maghrib tersebut pada waktu isya.

c. Shalat yang pertama kali dikerjakan boleh dipilih, shalat isya lebih dahulu atau shalat maghrib.

d. Jika shalat isya dahulu, maka dikerjakan 2 rakaat dengan niat:


USHALLII FARDHAL 'ISYAA'I RAK'ATAINI QASHRAN MAJMUU'AN ILAIHIL MAGHRIBU ADAA'AN LILLAAHI TA'AALAA.

Artinya : (di dalam hati pada saat takbiratul ihram!)

"Aku (niat) shalat fardhu isya 2 rakaat, qashar, dengan menjamak maghrib kepadanya, karena Allah T a' ala."

e. Setelah shalat isya selesai, boleh langsung dilanjutkan dengan shalat maghrib, atau diselingi dengan shalat sunat, dzikir atau perbuatan lainnya. 

Jika akan dilanjutkan dengan shalat maghrib, maka dikerjakan 3 rakaat (seperti biasa), dengan niat:


USHALLII FARDHAL MAGHRIBI TSALAATSA RAKA'A A-TIN MAJMUU'AN ILAL .'ISYAA'I ADAA'AN LILLAAHI TA'AALAA.

Artinya : (di dalam hati pada saat takbiratul ihram!) 

"Aku (niat) shalat fardhu maghrib 3 rakaat, dengan menjamaknya kepada isya, karena Allah 'Ta'ala".


                                                                                                                  Benswasis Kecilamass
                                                                                                      Pekayon,Pasar Rebo, Cibubur, Jakarta Timur

Tidak ada komentar:

Posting Komentar